1. Latar Belakang
Dengan melihat banyaknya kaset (DVD) Film yang tersimpan baik dan tidak digunakan lagi (karena sudah ditonton) baik itu punya saya maupun punya teman-teman (atau orang lain), hal tersebut terlihat seperti menelantarkan harta dan itu merupakan salah satu sifat moderat (mubazir). Sehingga terlintas niat untuk menjual kaset-kaset tersebut dengan harga yang murah, setengah dari harga kaset baru (harga yang berlaku pada toko-toko kaset di Banda Aceh), yaitu Rp4.000 per keping. Jadi, bisnis ini saya namakan “Penjualan DVD Bekas, Berkualitas, dengan Harga yang Pas”.
2. Segmentasi Pasar
Pada bisnis ini, bauran pemasaran atau segmentasinya adalah kaum remaja/pemuda yang meliputi siswa Persekolahan, Mahasiswa, dan pemuda di kalangan umum lainnya. Khusus pada mahasiswa, film sangat dibutuhkan mengingat pada akhir kuliah ada persyaratan kelulusan, yaitu TOEFL dan menonton film merupakan solusi yang tepat untuk belajar Bahasa Inggris.